Halo Sobat Pipa!
Pada edisi kali ini #SEAPIPipeInsights!, mari kita mengenal lebih dekat tentang tiang besi telekomunikasi, salah satu komponen penting dalam pembangunan jaringan telepon dan fiber optic di Indonesia. Produk ini dirancang mengikuti Spesifikasi Telekomunikasi (STEL) yang menjadi acuan teknis dalam industri telekomunikasi nasional.
Apa itu STEL?
STEL (Spesifikasi Telekomunikasi) adalah standar teknis perangkat telekomunikasi yang berlaku di Indonesia. Untuk tiang besi, STEL mengatur:
- Dimensi dan panjang tiang
- Material baja yang digunakan
- Metode fabrikasi dan pengelasan
- Proteksi korosi (galvanis atau cat pelindung)
- Pengujian mekanis (bending test, kelurusan, toleransi dimensi)
Dengan adanya STEL, kualitas dan keamanan tiang besi telekomunikasi dapat terjamin sesuai regulasi.
Ragam Spesifikasi STEL untuk Tiang Besi
Beberapa dokumen STEL yang relevan untuk tiang besi telekomunikasi antara lain:
- STEL L-003-2016 V.3.0 – Tiang besi dengan sambungan
- STEL L-003-2021 V.4.0 – Tiang besi dengan sambungan (versi terbaru)
- STEL L-079-2020 V.1.0 – Tiang galvanis 6 meter tanpa sambungan
- STEL L-085-2022 V.1.0 – Tiang besi 7 meter dengan 2 segmen untuk kabel distribusi
- STEL L-086-2023 V.1.0 – Tiang besi telekomunikasi 6 meter
Dokumen-dokumen ini menjadi rujukan utama dalam memastikan tiang besi telekomunikasi sesuai kebutuhan jaringan modern.
Karakteristik Teknis Tiang Besi Telekomunikasi
- Kekuatan struktural: memenuhi standar bending ≥ 245 MPa
- Ketahanan korosi: dilindungi dengan galvanis atau cat pelindung
- Presisi dimensi: toleransi ketebalan dan diameter sesuai standar STEL
- Sertifikasi mutu: mengikuti ISO 9001:2015
Proses Fabrikasi & Pengujian
Tahapan utama meliputi:
- Tiang besi telekomunikasi diproduksi menggunakan pipa baja berkualitas sesuai tipe tiang yang difabrikasi. Berbeda dengan tiang baja untuk listrik, produk ini tetap berbahan pipa baja namun secara resmi disebut tiang besi.
- Fabrikasi: pipa baja diproduksi sesuai tipe tiang, kemudian dirakit dalam segmen (jika ada sambungan).
- Pengelasan: menggunakan kawat las sesuai standar yang berlaku.
- Proteksi: galvanisasi atau pelapisan cat untuk ketahanan jangka panjang.
- Pengujian mekanis: uji kelurusan, bending test, serta pengukuran dimensi dan berat
Penutup
Melalui pemahaman tentang STEL dan penerapannya pada tiang besi telekomunikasi, kita dapat melihat bagaimana standar teknis berperan penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur digital Indonesia. Edukasi ini diharapkan memberi wawasan bagi pembaca SEAPI mengenai pentingnya standar mutu dalam setiap komponen jaringan telekomunikasi.
Jika Anda mempunyai kebutuhan pipa baja untuk tiang besi telekomunikasi dan fiber optic, atau pipa baja untuk aplikasi lainnya, percayakan kebutuhan Anda kepada Southeast Asia Pipe Industries.